Aku kembali tapi bukan untuk menetap.
Aku kembali untuk mengumpulkan puing-puing kenangan untuk kubawa serta.
Aku kembali untuk mengumpulkan puing-puing kenangan untuk kubawa serta.
Memeluknya satu-satu di kala malam tiba dalam keheningan sebuah nostalgia.
Aku akan lekas pergi entah kemana.
Jangan ditanya karena akupun masih meramu peta.
Mungkin ke arah bintang timur biar tidak tersesat,
sebab bayang bahkan tak ingin memberi tunjuk akan tujuan.
Aku tak usah kau tunggu untuk kembali pulang.
Sebab, pulangku kini telah lenyap bersama petikan dawai yang melebur desau angin malam.
Pun rinduku sudah tak lagi soal pulang.
Tapi ia telah menjelma rimba raya yang ingin disapa.
Aku sekali lagi pamit, pergi tak kembali dan kedatangannya tidak usah ditunggu lagi.
Semesta telah menantiku.
Malaikat tolong aku untuk tidak lagi menengok ke belakang.
Cukup tuntun aku tuk terus melangkahkan kaki hingga ke selatan lalu ke utara dan tidak meninggalkan satupun jejak.
Sebab, aku adalah si sunyi yang tak ingin berjejak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar