Sabtu, 10 Maret 2018

Tunggu

Perihal tunggu menunggu yang membuat kita kadang terjebak dalam roda-roda waktu yang tak menentu itu adalah semacam bias maya-maya yang entah bagaimana bisa memporak-porandakan keyakinan. Keyakinan bahwa sebagai makhluk yang segala jiwa ada dalam genggaman Penciptanya, hanya Dia menjadi tempat menggantung segala apa yang ditunggu dan menunggu. Maka, tak perlulah terlalu atas hal-hal yang belum menjadi milik kita. Sewajarnya saja, jika sudah berada dalam zona waktu yang mengizinkanmu untuk meraihnya, di situlah tugas dan amanah baru menantimu. Yaitu...menjaganya tetap utuh terutama (b)utuh kepada Tuhannya.
.
.
.
Jadi,, siapami?? (look the picture) #ehhhh

r.i.a

Tidak ada komentar:

Posting Komentar