Senin, 21 November 2016

Allah Penyembuh Luka

Salah satu ayat yang sangat menarik buatku di Surah Al Qashas.
"Dan menjadi kosonglah hati ibu Musa. Sesungguhnya hampir saja ia menyatakan rahasia tentang Musa, seandainya tidak Kami teguhkan hatinya, supaya ia termasuk orang-orang yang percaya (kepada janji Allah)." (QS. 28:10)
Ayat yang menceritakan ttg ibu Nabi Musa AS yang dihadapkan pada ujian yang luar biasa, dia harus menaruh bayinya yang baru lahir di air. Seorang ibu yang harus menaruh bayinya di air sungai yang mengalir. Sesuatu hal yang tidak dapat dibayangkan oleh ibu dimanapun berada. Sebab dia hanya punya 2 pilihan, harus melihat anaknya disembelih oleh Fir'aun di depan matanya atau menaruh bayinya di keranjang yang bahkan belum teruji anti air lalu ia jatuhkan keranjang itu ke sungai. Ketika ia menaruh bayinya ke air sungai, ia lakukan atas ilham dari Allah. Karena perasaanya tak mampu melakukannya maka Allah membantunya melakukannya. Allah berfirman "Dan menjadi kosonglah hati ibu Musa" Karena trauma harus melepaskan anaknya ke air sungai dan tentu tak bisa bersamanya lagi, ia tak tahu apa yang akan terjadi pada bayinya. Apakah anaknya akan tenggelam, apakah akan ditangkap pasukan Fir'aun, apakah keranjangnya akan terbalik, dia tak tahu. Oh, begitu banyak kekhawatiran yang melandanya. dan hati ibu Musa menjadi kosong. Yah, seperti ketika kau melihat orang yang mendapat berita buruk dan dia jadi tercengang sendiri bahkan ketika kau mengibaskan tanganmu di depan mukanya, dia bahkan tidak berkedip, tidak berbicara, cuma diam, perasaannya benar2 lumpuh. Dan hampir saja dia buka rahasianya, lihat sambungan ayatnya.. "Sesungguhnya hampir saja dia menyatakan rahasia tentang Musa." Rahasia tentang bayi laki2nya, bisa saja dia berlari dan berteriak meminta tolong ut diambilkan lagi anaknya yang telah hanyut bersama keranjangnya tapi dia tidak melakukannya "seandainya tidak Kami teguhkan hatinya" Jika Kami tidak mengikat hatinya, jika Kami tidak jaga hatinya.So amazing,,ini kisah yang luar biasa..Allah yang membuat hatinya kuat, Allah brkata dia mampu melakukannya.
Pelajarannya, ada kemudian orang yang mendapat trauma dan ia tak bisa pulih. Kenapa tak bisa?? Karena Allah tak melepaskan hatinya, Allah belum melepasnya. Terkadang memang manusia tidak bisa pulih dari situasi seperti ini. Ketika tiba2 anaknya meninggal apalagi jika anaknya pergi dalam keadaan yang sehat dan di jalan terkena kecelakaan. Atau seorang anak yang kehilangan orang tuanya, kehilangan pekerjaan, kehilangan apa2 yang dicintainya., Tapi di ayat ini kita tahu bahwa Allah dapat menyembuhkannya.. Kita mungkin saja berkata "Perasaanku tidak bisa memaafkanmu" Tapi Allah bisa membuat hatimu melakukannya. Kamu mungkin berfikir " Oh, saya sangat terpukul atas apa yang terjadi, tidak mungkin saya bisa kembali ke kehidupan saya" tapi keimananmu kepada Allah itu cukup untuk membuatmu kembali pada hidupmu.
Tapi ibu Nabi Musa bisa pulih dan bahkan kemudian bisa berfikir jernih dan kemudian mengirim saudarinya Musa untuk mencari Nabi Musa. Ia tidak akan bisa berfikir jernih jika tidak ada campur tangan Allah. Maka Allah akan turut campur tangan atas kondisi perasaan kita. Ibunya Musa bukanlah seorang Nabi namun ia adalah orang yang beriman, yang artinya, ini kesempatan bagi kita juga. Apapun trauma yang kau hadapi, ketahuilah bahwa akan ada campur tangan Allah untuk memberi ketenangan dalam hati dan pikiranmu... Allah dapat menghilangkan semua luka yang ada di hatimu sepenuhnya..
"....supaya ia termasuk orang-orang yang percaya (kepada janji Allah)" So, percaya ada Allah di setiap tarikan nafas kita, di setiap luka-luka kita, Allah yang akan menyembuhkannya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar