Senin, 21 November 2016

Hidup yang Bertujuan

Syekh Qasim Nanotvi R.A. menulis sesuatu yang sangat indah. Lihat...
Wahai manusia, pikirkanlah fakta ini..
Ketika kalian belum ada, matahari sudah ada.
Ketika kalian belum ada, bulan sudah ada.
Ketika kalian belum ada, binatang-binatang sudah ada.
Ketika kalian belum ada, langit sudah ada.
Ketika kalian belum ada, gunung-gunung sudah ada.
Ketika kalian belum ada, sungai dan laut sudah ada.
Ketika kalian belum ada, banyak hal yang sudah ada dan sepenuhnya berfungsi.
Tiada kesimpulan yang dapat kita ambil kecuali bahwa Allah tidak menciptakan kita untuk hal-hal semacam ini, untuk hal-hal yang tercipta lebih dulu sebelum manusia. Alasannya adalah, jika kita memang diciptakan hanya untuk mereka, maka tanpa kita, maka mereka semua tidak akan berfungsi dengan benar, yah kan??
Itulah mengapa ketika kita belum ada, mereka bekerja dengan baik-baik saja, bukan?
Nah, apa yang terjadi jika kita sudah ada dan semua ciptaan Allah di atas belum diciptakan? Pertanyaan yang menarik.
Jika kita sudah ada, tapi matahari belum ada, dengan panasnya, manfaat dan cahayanya.
Jika kita sudah ada, tapi bulan belum ada dengan cahayanya.
Jika kita sudah ada, tapi bintang-bintang belum ada menghias angkasa.
Jika kita sudah ada, tapi air belum ada yang menjadi muara segala kehidupan.
Jika kita sudah ada, tapi gunung-gunung yang menjadi pasak, yang didaki jutaan orang belum ada.
Jika kita sudah ada, tapi tanaman-tanaman berbagai jenis belum ada.
Jika kita sudah ada, tapi bumi tempat berpijak belum ada.
Jika kita sudah ada, tapi binatang-binatang berbagai macam belum ada.
Dengan begitu, berapa banyak masalah yang harus kita hadapi? Jelas, kehidupan kita menjadi sangatlah sulit.
Lanjut Syekh Qasim Nanotvi,
"Wahai manusia, pahamilah contoh ini bahwa Allah SWT tidaklah menciptakan kalian untuk APAPUN di dunia ini, melainkan SEGALA sesuatunya di dunia ini diciptakan untuk kalian."
Sungguh tidak beruntung orang-orang yang menghabiskan hidupnya hanya untuk dunia kemudian meninggal.
Kita kan sudah mendapatkan segalanya di dunia, sebab Allah telah menciptakan itu semua untuk kita, yah kan? Kita tinggal menikmati saja semuanya.
Lalu, coba kita renungkan sebuah pertanyaan ini. Untuk siapa dan tujuan apa sebenarnya Allah SWT menciptakan kita, jika kita tidak diciptakan untuk apa-apa yang sudah ada sebelum kita ada di dunia ini?
Jika kita memikirkan Al-Qur'an dan hadist Rasulullah SAW, maka kita akan menyadari bahwa "Allah telah menciptakan segala apa-apa di dunia untuk kita, dan Dia menciptakan kita untuk diri-Nya,,menyembahNya."
"Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, melainkan supaya mereka menyembah-Ku." (QS. Adz Dzariat :56)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar