Minggu, 19 Februari 2017

Bersetia

Ternyata aku tak setega itu mengusir bayang gelap yang sebaris lagi akan lenyap.
Atau tak pernah tega menutup pintu dan jendela untuk menghalangi seberkas cahaya menyeruak.
Karena kehilangan cahaya juga berarti kehilangan sepekat bayang.
Maka, tetaplah seperti itu, meski aku tak pernah yakin di antara kita mana cahaya dan mana bayang. 
Tapi yang kutahu mereka tak pernah bisa dipisah bukan??

Tidak ada komentar:

Posting Komentar