Di balik waktu aku berlindung pada khianatnya jiwa yang membeku.
Di balik dinding yang kokoh, ada kata yang tak pernah terbaca oleh hati.
Tak mampu menebak dan tak berani menyimpulkan.
Maka, biar saja jadi teka-teki, sampai waktu membuka dan meruntuhkan.
Dan akhir dari segalanya adalah jiwa yang tenang mengeja setiap apapun yang tersembunyi di sana.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar