Jumat, 17 Maret 2017

Masih Yakin

Masih dengan sebuah yakin yang tak lepas dari ujian.
Menyudahi tangis dengan ribuan senyuman.
Pun mengekang ragu dengan banyak harap.
Karena di sana, jauh jarak berkawan lamanya detak waktu,
Ada asa yang tetap terjaga dari amukan badai ketakpercayaan.
Meski akhirnya takpun ada kehadiran, tapi keakrabanku dengan sekata bersetia masih hidup.
Maka, apa di kejauhan ruang yang tak teraba oleh rasa.
Masih menahan untuk tak goyah pada permainan dunia.
Masih kuat mengejar indah hidup setelah mati.
Jika tidak? Ingatlah di depan terbuka lebar pintu pertaubatan.
Obatilah hati sakitmu dengan membukanya.
Rebahanlah di dalamnya sambil mengingat berbagai macam buruk diri yang siap diubah.
Ayolah, aku menunggu melihatmu bercahaya seperti dulu lagi.
Melihat indahmu yang berpenuh iman pada tiap nafasmu.
Kabari aku jika kau telah kembali, aku akan bahagia untukmu, selalu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar