Rukana. Kau pernah mendengar nama laki-laki ini? Dia adalah seorang pegulat yang selama hidupnya tak pernah terkalahkan. Bangsa Arab dahulu memiliki cara yang unik untuk mengukur sebuah kekuatan. Sedikit ngeri, tapi inilah yang diriwayatkan para penyair waktu itu. Jika mereka ingin menguji kekuatan mereka, maka mereka akan mengikatkan tubuh mereka pada seekor kuda yang siap berlari. Sedang tangannya menggenggam erat batang sebuah pohon. Ketika kuda mendapat pukulan, serta merta berlari kencanglah dan engkau tahu, Rukana adalah lelaki yang kuat, hampir tak pernah tangannya terlepas menggenggam batang pokok sebuah pohon sedang tubuhnya diseret oleh kuda yang mencoba berlari kencang.
Dan suatu hari, saat dakwah Rosulullah semakin gencar. Rukana menghampiri sang Nabi.
"Hai Muhammad, mengapa engkau tidak mengalahkanku dalam bergulat dan aku akan masuk ke dalam Islam.?" Katanya menantang dengan sepenuh yakin demi melihat wajah teduh Rosulullah. Wajah yang dia pikir tidak menyimpan sedikitpun kekuatan di baliknya. Dia mendengar suara Rosulullah yang indah dan lembut dan sekali lagi tidak berpikir akan menyimpan kekuatan di baliknya.
"Baiklah, silahkan." Ucap Rosulullah dengan penuh ketenangan, tidak mundur sedikitpun yang sudah mendengar citra dan prestasi gulat lelaki di depannya.
Kemudian merekapun bergulat dan apa hasilnya? Rosulullah SAW mengangkatnya dan membantingnya ke tanah sekali ayun. Rukana bangkit seraya menyela "Belum, belum, tadi aku terpeleset." Lihatlah, dia beralasan sebab dia tidak percaya sedikitpun Rosulullah mengalahkannya begitu saja.
"Ayo mulai.." Katanya penuh ancang-ancang. Pergulatan yang kedua kali. Lalu apa yang terjadi sekarang? Sekali lagi dengan sekali maju, Rukana terangkat dan terbanting ke tanah. Kalah telak. Dia tak mampu mengalahkan kekuatan Rosulullah. Gelar pegulat yang tak pernah terkalahkan sepanjang hidupnya seakan runtuh seketika, ia bahkan tak berkutik di hadapan baginda SAW. Inilah kekuatan Rosulullah SAW. Betapa perkasa dan hebatnya beliau.
"Hai Muhammad, mengapa engkau tidak mengalahkanku dalam bergulat dan aku akan masuk ke dalam Islam.?" Katanya menantang dengan sepenuh yakin demi melihat wajah teduh Rosulullah. Wajah yang dia pikir tidak menyimpan sedikitpun kekuatan di baliknya. Dia mendengar suara Rosulullah yang indah dan lembut dan sekali lagi tidak berpikir akan menyimpan kekuatan di baliknya.
"Baiklah, silahkan." Ucap Rosulullah dengan penuh ketenangan, tidak mundur sedikitpun yang sudah mendengar citra dan prestasi gulat lelaki di depannya.
Kemudian merekapun bergulat dan apa hasilnya? Rosulullah SAW mengangkatnya dan membantingnya ke tanah sekali ayun. Rukana bangkit seraya menyela "Belum, belum, tadi aku terpeleset." Lihatlah, dia beralasan sebab dia tidak percaya sedikitpun Rosulullah mengalahkannya begitu saja.
"Ayo mulai.." Katanya penuh ancang-ancang. Pergulatan yang kedua kali. Lalu apa yang terjadi sekarang? Sekali lagi dengan sekali maju, Rukana terangkat dan terbanting ke tanah. Kalah telak. Dia tak mampu mengalahkan kekuatan Rosulullah. Gelar pegulat yang tak pernah terkalahkan sepanjang hidupnya seakan runtuh seketika, ia bahkan tak berkutik di hadapan baginda SAW. Inilah kekuatan Rosulullah SAW. Betapa perkasa dan hebatnya beliau.
Maka, siapakah lelaki terkuat itu?
Allahumma sholli 'ala Muhammad wa ali Muhammad.
Allahumma sholli 'ala Muhammad wa ali Muhammad.
Wallahu'alam bishshowwab..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar