Tarian Pena

Menarilah penaku, hingga kau menemukan dirimu..

Jumat, 12 Januari 2018

Senyum

Sebaris duka yang menggelayut di permukaan wajah seketika sirna oleh satu senyum yang kau lempar ke kedalaman samudera jiwa.

Diposting oleh Unknown di 03.47
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Arsip Blog

  • ►  2019 (14)
    • ►  Januari (14)
  • ▼  2018 (65)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (23)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (8)
    • ▼  Januari (28)
      • Kehilangan Tawa
      • Titip Rasa
      • Bisik Rindu
      • Janji
      • Lelucon
      • Bidadari Kecil
      • Rindu Rosulullah
      • Denganmu, Aku
      • Mencintai dengan Cara Ketiga
      • Senyum
      • Melepaskan
      • Rintih Hati
      • Pesan Rindu
      • Do'a Kecil
      • Hidup yang Berwarna
      • Biarkan Aku Pergi
      • Cangkir Rindu
      • Bisik Mata
      • Singgahlah
      • Bahagiaku
      • Pagi
      • Kenangan
      • Jika Kita Tersesat di Hutan
      • Cinta Seorang Wanita
      • Tunggu Ibu, Salwa Ingin Pulang
      • Aku yang Kamu
      • Malaikat
      • Kenang
  • ►  2017 (58)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (20)
    • ►  Maret (17)
    • ►  Februari (18)
  • ►  2016 (42)
    • ►  Desember (4)
    • ►  November (13)
    • ►  Oktober (23)
    • ►  Januari (2)
  • ►  2015 (9)
    • ►  Desember (4)
    • ►  September (1)
    • ►  Januari (4)

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku

Total Tayangan Halaman

Tema Tanda Air. Diberdayakan oleh Blogger.