Hari ini hari jumat dan aku merindukanmu dek. Kita akan bahagia bersenandung lagu gubahan kita sendiri.
"Hari jumat, hari jumat, hari jumat sekarang..
Sekarang hari jumat, hari jumat sekarang.."
Dan malamnya kita akan berlomba membaca al-kahfi sampai selesai. Siapa yang duluan, akan mentraktir besoknya. Lalu, saling membangunkan di 1/3 malam. Ini adalah malam yang paling kita paksakan lagi, setelah 6 hari kita tidak bangun-bangun tahajjudan, paling tidak jumat adalah hari di mana kita tercatat sebagai makhluk yang bersujud di malamnya.
Duha pun datang. Apa yang sering kamu bilang? Kak riaaa, nambah 2 rakaat aja lagi yah, biar genap 6. Biar beda sama hari-hari yang lain. Kamu memang teman surgaku dek.
"Kak ria, kak ria ada cogan lewat" serumu di pinggir beranda.
"Ih, godhul bashor dong." kamu lalu tertawa
"Yang mana emangnya? Haha" lalu kamu semakin keras tawanya sambil menunjuk seseorang yang berjalan memunggungi. Kita tidak tahu dia siapa yang jelasnya kita sepakat bahwa laki-laki akan meningkat kadar kegantengannya ketika berpeci, berbaju koko, dan sarungan. Tertunduk melangkah cepat-cepat ke mesjid. Sholat jumat.
"Minta apa kamu dek jumat ini?"
"Jodoh" katamu sambil nyengir
"Ih, jodoh lagi jodoh lagi" sahutku ambil geleng-geleng kepala.
Tapi setelah itu kita heboh soal calon imam rumah tangga.
"Kak, aku mau yang khotbah jumat"
"Kalau yang khotbah kakek-kakek?"
"Mm, yang imamnya aja deh"
"Kalau dia bapak-bapak sepuluh anak gimana?" tanyaku lagi sambil menahan tawa
"Yang datang cepat dan duduk di shaff pertama"
"Kalau semua yang di shaff pertama gabungan kakek-kakek dan bapak-bapak beranak banyak gimana?"
"Ahahaha, pokoknya yang hadir jumatanlah kak."
Lalu kita sepakat lagi bahwa jumat hari terijabah do'a dan kita meminta kebaikan dunia akhirat dengan khusyuk.
Dan jumat memang adalah hari kita yah dek. Hari kamu. Hari kamu dilahirkan di dunia ini. Dan kamu berseru.
"Ulang tahun aku yah kak, sama dengan ulang tahunnya alam semesta. Kan sama-sama dilahirkan di hari jumat. Surga juga dibuat di hari jumat kan. Nabi Adam diciptakan di hari jumat. Dikirim ke bumi juga hari jumat."
"Kiamat juga nanti hari jumat dek."
"Iyyah kak, aku mau mati di hari jumat juga kak. Doakan yah." kamu memang adek sholpicanku.
Sepanjang hari bahkan kamu suka komat kamit sendiri. Lagi bersih-bersih, lagi masak, lagi jemuran, lagi apa ajah.
"Sholawatan kak, sholawatan."
Katamu tegas saat aku memandangimu penuh tanda tanya.
"Oh, kirain doa minta jodohhhh sepanjang hari."
"Ihhh, kak ria toh. Haha. Sholawatan sana."
"Haha"
Begitulah jumat kita, hebohhh sekali dulu yah. Sampai rebutan gunting kuku segala. Secara kan meni pedi cure kita itu hari jumat. Bahkan sudah dilist segala, acara sisiran juga di hari jumat. Dan kita bahagia sekali kalau bisa one juz di hari jumat.
Sehat selalu kamu di sana dek. Kita memang sebentar sekali ketemunya. Tapi rasanya surga begitu dekat ketika kita bersama.
Hari ini hari jumat, dan kita akan tetap mencintainya seperti kita mencintai surga.
r.i.a
Tidak ada komentar:
Posting Komentar